Waspadai 5 Gejala Psikologis dari Kecanduan Berjudi

PKV Games – Perjudian merupakan salah satu sumber masalah sosial di masyarakat. Efek adiksi atau kecanduan yang disebabkan oleh permainan ini menjadi salah satu sebab munculnya berbagai masalah sosial. Mulai dari segi finansial, keretakan rumah tangga hingga daya produktif seseorang.

Banyak pemain yang masih meragukan bahwa judi memiliki dampak psikologis yang cukup serius. Kebanyakan menganggapnya tak lebih dari sebuah permainan yang mengisi waktu luang. Meski begitu, ada banyak penelitian yang mengungkapkan jika perjudian dapat mempengaruhi kepribadian dan sisi psikologis seseorang. Berikut ini ulasannya lebih lanjut.

Kesulitan Mengontrol Diri

Hampir sama dengan permainan lainnya, judi juga merangsang hormon endorfin dan adrenalin yang membuat seseorang merasa senang sekaligus tertantang. Gejala awal kecanduan berjudi ini umumnya tak jauh beda dengan kecanduan game online lainnya. Anda akan merasakan dorongan kuat untuk terus bermain, saat kalah Anda akan merasa penasaran bagaimana acaranya agar menang, saat menang Anda merasakan euforia untuk terus mendapat kemenangan.

Rasa ekstasi yang dihasilkan saat bermain membuat Anda kehilangan kontrol diri untuk berhenti. Anda tidak akan merasa puas dan terus penasaran melihat bagaimana permainan akan berjalan. Perlahan-lahan, Anda akan dikuasai oleh rasa adiksi tersebut dan kehilangan kemampuan untuk mengontrol diri. Pada tahap ini, Anda akan merasa sulit dan bahkan sayang untuk berhenti.

Gejala psikologis dari kecanduan berjudi pkv games yang satu ini cukup fatal karena tak hanya merugikan waktu dan uang Anda, namun juga dapat memberi dampak negatif pada kepribadian Anda. Anda akan kesulitan mengambil keputusan dan mengalami kondisi emosional yang tidak stabil. Kehilangan kontrol diri akan membuat Anda lebih tempramental dan sangat berpotensi mempengaruhi kehidupan sosial Anda di luar permainan.

Gangguan Mood dan Kecemasan

Selain kehilangan kontrol diri, gejala psikologis lainnya dari berjudi adalah adanya gangguan mood dan kecemasan akibat permainan ini. Banyak orang yang awalnya bermain judi karena ingin melepaskan stress dari sederet pekerjaan kantor atau sekadar iseng mengisi waktu luang. Namun lama kelamaan, judi bisa menjadi sumber stres tersendiri. Alih-alih melapangkan pikiran, permainan judi bisa membuat seseorang mengalami mood yang tidak stabil.

Saat seseorang kecanduan berjudi, permainan yang ia mainkan akan mempengaruhi bagaimana otaknya bekerja. Ia akan terbawa emosi pada kekalahan atau kemenangan yang diperoleh hingga menyebabkan kondisi emosionalnya tidak stabil. Pada tahap tertentu, seseorang juga mungkin merasakan gangguan kecemasan jika tiba-tiba pihak berwajib mengetahui keterlibatannya pada permainan haram ini.

Produksi hormon endorfin berlebihan yang dirasakan pemain saat bermain judi menyebabkan ia mengalami perubahan mood drastis yang dapat mempengaruhi kehidupannya lebih jauh. Kondisi emosional yang tidak stabil juga dapat membuat seseorang menjadi lebih tempramen dan mengabaikan saran dari orang sekitarnya. Kondisi ini akan menyulitkan Anda untuk mengambil keputusan-keputusan penting.

Kehilangan Kemampuan Manajemen Risiko

Tak hanya dua gejala psikologis di atas, kecanduan berjudi juga membuat seseorang kehilangan kemampuan manajemen risiko saat memutuskan sesuatu. Pemain yang berada pada tahap kecanduan tak lagi bisa mempertimbangkan risiko dengan baik dan cenderung impulsif saat memutuskan sesuatu.

Umumnya jika seseorang sudah terlalu akrab dengan judi, ia akan beranggapan jika risiko besar dapat menghasilkan keuntungan yang besar pula. Rasa penasaran ingin mencoba dan percaya pada keberuntungan juga memberi pengaruh besar pada hilangnya kemampuan seseorang dalam menimbang risiko. Hal ini membuat para pemain cenderung memutuskan sesuatu tanpa memandang risiko besar macam apa yang mungkin ia hadapi setelahnya.

Manajemen risiko merupakan salah satu skill pengambil keputusan yang sangat penting. Anda tidak akan bisa menjadi pekerja profesional jika tidak memiliki kemampuan yang satu ini. Kecanduan berjudi akan melumpuhkan kemampuan ini dan Anda bisa saja kehilangan pekerjaan Anda karena tak lagi dianggap berkompeten.

Mengubah Pribadi Menjadi Target Oriented

Gejala psikologis lainnya sebagai dampak kecanduan bermain judi adalah membuat seseorang lebih mementingkan hasil daripada proses. Pemikiran ini akan membuat seseorang menghalalkan segala cara agar bisa mendapatkan apa yang ia inginkan. Gejala psikologis ini juga yang membuat banyak pecandu judi melakukan tindakan kriminal hanya agar dapat kembali bertaruh di meja judi.

Pemikiran target oriented ini sangat erat kaitannya dengan gangguan mood. Karena umumnya jika hasil yang diinginkan tidak tercapai, pemain akan merasakan frustrasi dan stres yang berkepanjangan. Di sisi lain, kecanduan berjudi membuat pemain kehilangan kemampuan mengontrol diri dan manajemen risiko yang membuatnya tak lagi bisa mempertimbangkan keputusan dengan jernih.

Gejala psikologis ini tidak hanya mengubah sisi psikis seseorang, namun juga mindset dan cara berpikir. Menjadi pribadi yang lebih mementingkan target membuat seseorang bisa kehilangan kompas moralnya dan secara impulsif membuat keputusan tanpa berpikir ulang. Dampak psikis yang satu ini jelas sangat fatal dan dapat mempengaruhi kehidupan Anda lebih jauh dari yang Anda kira.

Menyebabkan Gambling Addiction

Para psikolog memiliki istilah tersendiri bagi seseorang dengan kecanduan berjudi. Gambling addiction merupakan kondisi saat seseorang tak lagi bisa mengontrol dirinya untuk terus bertaruh tanpa mempertimbangkan risiko yang akan menimpanya. Kondisi psikologis ini menurunkan kemampuan seseorang untuk mengontrol diri, memahami manajemen risiko hingga memberikan pengaruh besar pada kestabilan emosi seseorang.

Permainan judi mempengaruhi otak para pemainnya untuk beradaptasi menghadapi risiko, sekaligus mempertaruhkan risiko itu sendiri. Itulah kenapa banyak pemain yang sering bertindak impulsif karena terlalu sering dihadapkan pada permainan berisiko tinggi seperti ini. Sayangnya, sampai saat ini para pakar kejiwaan belum menemukan metode yang tepat untuk menyembuhkan kecanduan ini selain pendampingan psikologis dari ahlinya.

Gambling addiction, kehilangan kemampuan kontrol diri dan manajemen risiko, menyebabkan gangguan mood hingga mengubah pemikiran seseorang menjadi target oriented adalah sederet efek psikologis dari kecanduan berjudi. Gangguan psikis ini dapat merugikan Anda di masa yang akan datang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *